Presiden Jokowi Luncurkan Program Literasi Digital Nasional

Presiden Joko Widodo, pada Kamis (20/6/2021) secara virtual meluncurkan Program Literasi Digital Nasional untuk mendorong semakin banyaknya talenta anak bangsa semakin cakap dalam menggunakan teknologi advanced.
"Dengan mengucap Bismilah hirohman nirohim saya luncurkan program Literasi Digital Nasional hari ini," customized structure Presiden Jokowi dalam pembukaan Program Literasi Digital Nasional yang dilakukan serentak di 34 Provinsi di Indonesia.
Turut hadir dalam acara itu adalah Menteri Komunikasi Johnny G. Plate, Direktur Jendral Aplikasi dan Informatika (Aptika) Kementerian Kominfo Samuel A. Pangerapan, Wakil Ketua SIBERKREASI Anita Wahid, serta aktor Nicholas Saputra.
Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat untuk bisa berpartisipasi secara aktif mengikuti program ini sehingga dapat mengoptimalkan penggunaan web dengan produktif dan efektif.
"Kewajiban kita bersama terus meminimalkan konten negatif, membanjiri ruang computerized dengan konten-konten positif. Banjiri terus, isi terus dengan konten-konten positif. Untuk itu kita harus tingkatkan kecakapan computerized masyarakat agar mampu menciptakan lebih banyak konten-konten kreatif yang mendidik, yang menyejukkan, yang menyerukan perdamaian," individualized organization Presiden.
Selain untuk memerangi dampak dari konten-konten negatif di ruang advanced, kehadiran program yang dihelat di 514 kabupaten dan kota di Indonesia itu dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat khususnya untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terus bertumbuh jumlahnya setiap waktu dengan pemanfaatan ruang computerized.
Apresiasi pun diberikan kepada 110 lembaga dan komunitas yang membantu program multiyears yang dikomandani oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
"Saya harap gerakan ini menggelinding dan terus membesar. Mendorong inisiatif lain dan melakukan kerja-kerja konkret di tengah masyarakat agar makin cakap memanfaatkan web unutk kegiatan edukatif dan produktif," tutupnya.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim juga ikut hadir dalam acara yang menjadi salah satu kegiatan dengan peserta virtual terbanyak di Indonesia itu.
Ia menunjukan komitmen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mendukung gerakan nasional ini, diharapkan dengan adanya gerakan literasi nasional yang digagas Kementerian Kominfo maka akan tercipta para pelajar Indonesia yang cakap di bidang computerized tidak hanya dari cara menggunakan teknologi tapi juga dari akhlak dalam memanfaatkan ruang advanced.
"Kami menyambut baik modul literasi computerized yang diterbitkan Kominfo yang mencakup 4 dasar literasi advanced antara lain keamanan advanced, keterampilan advanced, etika advanced, dan budaya advanced. 4 pilar utama tersebut akan mendorong ekosistem pembelajaran yang berbasis teknologi dan menghasilkan talenta-talenta computerized unggul di Indonesia," tutur Nadiem.##
Share This Post To :
Kembali ke Atas
Berita Lainnya :
- Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2025
- Sabtu Budaya Saring Talenta
- Pemberian Penghargaan Kepada Siswa -Siswi Berprestasi
- Pemberian Penghargaan Kepada Siswa -Siswi Berprestasi
Kembali ke Atas
